News

Inovasi Go Ahead Challenge bersama Siasat Partikelir Menyuguhkan Rock In Celebes Sebagai Festival Terbaik di Timur Indonesia


Day – 1

Diawal bulan November kemarin, festival musik besar yang diasosiasi oleh Go Ahead Challenge bersama Siasat Partikelir, yaitu Rock In Celebes kembali digelar untuk ke-8 kalinya pada tanggal 4-5 November 2017 di Makassar. Dengan semangat ingin terus maju dan berkembang, Rock In Celebes Festival pada gelaran tahun 2017 ini menampilkan inovasi festival multi genre dan emerging.

Apabila di tahun-tahun sebelumnya Rock In Celebes Festival identik dengan imej rock dan metal yang menjadi sajian utama dalam panggung mereka, kini di 2017 Rock In Celebes mencoba menampilkan warna-warna indie rock, pop dan folk di 3 panggung sekaligus untuk diperkenalkan lagi, yang menjadi representasi geliat musik Indonesia saat ini.

Tampil dengan 3 panggung: Go Ahead Stage, Navasvara Stage, dan Siasat Intimate Stage, Rock In Celebes mampu menarik perhatian pengunjung dari sore hari. Dimulai tepat pukul 4 sore, ketiga panggung tersebut simultan dan bergantian mengeluarkan bebunyian mereka.

Go Ahead Stage dengan ragam genre, Navasvara Stage yang menjadi wadah bagi band-band bermesin tempur, serta suasana intim yang sungguh kental terasa di indoor Siasat Intimate Stage adalah sedikit gambaran bagaimana Rock In Celebes dirangkum.

Kemeriahan sudah disulut semenjak pukul 5 sore bagian Indonesia Tengah. Bergantian band-band emerging yang dihadirkan dari seluruh semenanjung Sulawesi dinobatkan sebagai pembuka. Dari Mission Failed, Roar, Makassar Rocksteady, Shal selaku perwakilan scene Makassar, hingga beberapa lainnya seperti Marsins dari Gorontalo, Cruciatus dari Palu berhasil membakar suasana sejak kick off.

Suguhan fasilitas berupa puluhan marketplace, foodstall, beverage serta area refreshment yang tersebar juga menambah kemeriahanfestival ini. Ditambah pertunjukan di panggung tanpa henti.

Kian malam kian semarak, bagaimana tidak, Kapital sang dewa metalcore dari Tenggarong dan The Hydrant para pompadour four yang diimpor dari Bali menggeber para penonton dengan aksi menarik di Go Ahead Stage. Walau hujan seakan tidak diperdulikan lagi. Ini musik rock, tetesan tentu saja bukan halangan.

Suasana di Siasat Intimate Stage juga lebih seru lagi, selain pertunjukan musik, tenda putih besar ini juga menampilkan berbagai aktivasi didalamnya seperti: photo booth, dyo-t’shirt dan totebag, tattoo, theta 360, permainan guitar hero, dan jenga, hingga live painting, berhasil menyedot ratusan penonton untuk berdesak-desakan kedalam, ini baru show yang intim. Tabasco dari Makassar, kemudian sang rajakelana, Mondo Gascaro hingga Goodnight Electric satu persatu menutup Rock In Celebes 2017 hari pertama di dalam Siasat Intimate Stage.

Di Navasvara Stage para pasukan hitam-hitam terlihat sudah melipir merapat ke bibir panggung. Blackened hardcore dari Palembang, Gerram serta Scarhead Barricade, band grindcore terbaik saat ini yang dimiliki oleh kota Palu menjadi pemantik sebelum malam itu benar-benar menjadi pamungkas dengan penampilan dari Hellcrust. Panggung perdana Hellcrust di Sulawesi ini menjadi momentum berkumpulnya para Balamaut (fans Hellcrust) seluruh Sulawesi. Berdansa liar, bertubrukan, berteriak tanpa aksi kekerasan. Salut.

Penampil terakhir untuk penutupan Rock In Celebes 2017 disematkan kepada The Brandals. Sebelumnya dipanggung yang sama Go Ahead Stage, ada Scaller, trio prog alt rock dari Jakarta. Stella, Reney dan Marco memiliki aksi live yang mencengangkan, harmonisasinya padat, power mereka juga konstan, cocok menjadi pengantar sebelum para brigade rock The Brandals naik panggung.

Satu persatu dari Eka Annash, Tony, PM Mulyadi, Firman Zaenudin naik panggung. Menyapa para brigade rock and roll, The Brandals langsung tancap gas tanpa ba-bi-bu. “Sudah sekitar 5 tahun lebih The Brandals enggak ke Makassar,” tutur Ardy Siji, founder Rock In Celebes memberi komentar. The Brandals memang berandalan sejati. Nama mereka dielu-elukan begitu hari sebagai penutup Rock In Celebes 2017 di hari pertama.

Day – 2

Rock In Celebes Main Festival 2017 memasuki hari kedua. Cuaca cerah sepanjang hari membuat pengunjung bisa datang berbondong-bondong memadati venue pelataran Phinisi Point sejak sore hari.

Suasananya mirip dengan hari pertama. Para legiun emerging lokal seantero Sulawesi didapuk untuk memanaskan suasana. Trio Busyrows, Mekuji Rasta dan Kamar Gelap dari Makassar bergantian menyulut Siasat Intimate Stage, Navasvara Stage dan Go Ahead Stage. Yang kemudian disusul oleh Dheandra dari Makassar, serta duo Manado Call Me A Dog dan Tandus.

Sejenak break maghrib yang kemudian dilanjutkan oleh Black Revolver dari Bali yang tampil di Go Ahead Stage. Kemudian sang penyair slebor Jason Ranti di Siasat Intimate Stage, dengan antusias yang luar biasa.. Usai Jason Ranti turun panggung, kegaduhan memaksa para penonton untuk segera menghampiri Navasvara Stage.

Gerombolan Hardcore Holocaust dari Malang, Neurosesick adalah biang keladinya. Penonton dihajar sekuat tenaga, dibanting hingga terpelanting, mereka membayar perjalanan jauh dari Malang ke Makassar dengan aksi yang luar biasa. Kemudian bergeser sedikit ke Go Ahead Stage, giliran Morfem menyapa penggemarnya. Bukan perkara sulit bagi Morfem untuk membuat penonton berjoget dan berkaraoke bersama-sama. Sesuai dengan tagline yang sering mereka gadang-gadang, Morfem Datang, Semua Senang!

Salah satu aksi lokal yang paling ditunggu-tunggu adalah Frontxside. Hardcore kawakan sebagai yang terbesar perwakilan tuan rumah, melulun-lantah Navasvara Stage. Frontxside Familia hadir memenuhi arena moshpit. Mereka bersenang-senang selagi menunggu Deadsquad unjuk aksi.

Keberhasilan Rock In Celebes yang menegaskan konsep tahun ini tidak lagi hanya menjadi festival rock dan metal terbukti saat Stars and Rabbit tampil di Siasat Intimate Stage. Elda cs memang penghibur sejati, tidaklah perlu lagi membahas bagaimana mereka membuat koor massal disana. Juga begitu dengan Elephant Kind yang dihadirkan di Go Ahead Stage yang hampir bersamaan. Juga penuh kerumunan apalagi dengan kualitasnya mumpuni, menawan, dan berkelas, Elephant Kind menghangatkan malam yang mulai dingin.

Dua yang terakhir adalah Deadsquad dan Sore. Deadsquad yang terbilang jarang datang di Makassar, setelah dihadirkan terakhir pada Rock In Celebes Festival pada tahun 2012, jadi momentum yang tepat bagi para pasukan mati (nama komunitas fans Deadsuqad), yang sudah memadati Phinisi Point sejak sore. kini Mereka siap menyambut kembali kehadiran idola mereka, yang kini diperkuat oleh Akbar (drum), Karisk (gitar) dibantu additional bas Melbi dari Carnivored, dengan Daniel (vokal) dan Stevie Item (gitar) sebagai sisa anggota orisinil Deadsquad. Mereka sebagai salah satu band metal terbesar lagipula mahsyur di Indonesia, menampilkan pertunjukan yang dibawa ke level teratas. Tata suara hingga aksi pentas Deadsquad menyandang status mutakhir di Rock In Celebes 2017 kemarin. Pasukan mati berteriak melolong menyambut nomor-nomor rapat Deadsquad seakan tidak ada hari esok. Menggelegar.

Penutup Rock In Celebes 2017 adalah Sore, disambut meriah. Kuartet pop melancholia ini berhasil menyejukan suasana panggung, setelah sebelumnya dihajar habis-habisan oleh Deadsquad. Penonton terhibur, Ssssttt dinyanyikan dengan lantang oleh seisi pelataran Phinisi Point.

Terlihat hampir semua pengunjung berbalik sumringah, menikmati sajian festival musik multi genre selama 2 hari.

Teks oleh Yulio Onta Foto oleh Rock In Celebes

Kategori

Events

Rock In Celebes 2017

Main Festival

04-05 Nov, 2017 - Makassar


Rock In Celebes 2016

Main Festival

19-20 Nov, 2016 - Makassar


OTHER EVENTS